
Siap memasuki dunia kerja tapi belum tahu bagaimana prosesnya? Berikut ada sedikit info recruitment process dari beberapa perusahaan swasta nasional dan multinasional yang akan saya bagikan.
Sebelumnya, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda telah bergabung dengan beberapa website penyedia informasi pekerjaan seperti JobsDB.com, Jobstreet.com, atau KompasKarier.com. Selesaikan resume atau CV Anda di website tersebut dan Anda akan mendapatkan informasi lowongan pekerjaan sesuai dengan spesialisasi Anda yang dikirimkan ke email Anda setiap harinya. Atau, Anda juga bisa bergabung dengan beberapa carrer center universitas. Intinya, giatlah untuk mencari tahu tentang informasi pekerjaan yang cocok bagi Anda. Perbesar kesempatan Anda bekerja dengan mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya.
Perusahaan-perusahaan yang secara general bergerak di bidang industri barang dan jasa tentunya akan mencari para calon karyawan yang mempunyai latar belakang studi spesifik yang sesuai dengan bidang industri tersebut. Namun jika latar belakang studi Anda tidak berhubungan langsung dengan industri barang dan jasa, misalnya para sarjana ilmu politik dan ilmu sosial—yang sepertinya lebih cocok jadi birokrat pemerintah, peneliti, atau tenaga pengajar—Anda tidak perlu risau. Banyak perusahaan yang menerima lulusan baru dari semua latar belakang studi melalui program-program pendidikan calon karyawan mereka. Secara general, program ini bernama Management Trainee (MT). Ada banyak program MT, misalnya BCA Development Program, Officer Development Program Bank Mandiri, Marketing Trainee PT Djarum, Graduate Trainee PT H.M. Sampoerna, dan lain-lain. Program ini biasanya merupakan fast track carrier, artinya setelah Anda menyelesaikan program MT, Anda akan masuk dalam jajaran management perusahaan yang mempunyai supervisi di area kerja tertentu. Karier ke depan setelahnya, tergantung performa Anda. Tentu saja untuk bisa diterima dalam program MT, Anda harus spesial, setidaknya tampak spesial di mata calon pemberi kerja Anda. Anda harus bergelar sarjana dengan IPK minimal 3.00 (ada beberapa yang mensyaratkan kurang atau lebih dari 3.00 namun tidak banyak). Ada pula yang mensyaratkan adanya pengalaman kepemimpinan organisasi. Semuanya variatif tergantung kebutuhan perusahaan.
Perusahaan pencari karyawan biasanya menggunakan jasa Recruitment Consultant untuk melakukan seleksi tahap awal. Beberapa konsultan ini misalnya Experd Consultant, Trimitra Consultant, HeadHunter Indonesia, dan sebagainya, merupakan pihak independen yang akan berproses dengan Anda di tahap-tahap awal. Namun ada pula beberapa HR perusahaan yang menangani secara langsung seluruh proses rekrutmen seperti misalnya PT Djarum, PT H.M. Sampoerna, dan Procter & Gamble (masih ada yang lain tentunya, namun saya kurang tahu selengkapnya). Baik ditangani secara langsung atau via konsultan, intinya sama; Anda akan menjalani serangkaain assesment test untuk mengetahui sejauh mana kecocokan Anda dengan calon perusahaan Anda.
Rangkaian Assesment Test biasanya meliputi kegiatan-kegiatan berikut:
1. Psikotest
2. Focus Group Discussion
3. Interview
4. Medical Check Up
Psikotest
Psikotest sebenarnya adalah sebuah instrumen untuk mengetahui bakat, kemampuan, dan kepribadian seseorang dalam waktu singkat. Hal mendasar yang diukur biasanya dikelompokkan dalam aspek kognitif dan non kognitif. Test kognitif terbagi antara speed test yang menilai kecepatan dan kecermatan Anda, dan power test yang menilai kualitas jawaban Anda. Sedangkan tes non kognitif adalah tes yang hendak menilai aspek kepribadian Anda melaui jenis tes proyektif yang dapat melihat unsur-unsur kepribadian yang mungkin secara tidak disadari ada dalam diri Anda, dan jenis tes objektif yang dapat melihat unsur-unsur kepribadian Anda secara langsung.
Variasi soal-soal Psikotest biasanya meliputi lima hal berikut:
1. Tes verbal yang meliputi tes sinonim, antonim, group, dan analogi.
2. Tes kemampuan kuantitatif yang meliputi tes kecerdasan, tes seri angka dan huruf, tes kemampuan numerik, serta tes aritmatik.
3. Tes logika yang meliputi penalaran logis dan penalaran analitis.
4. Tes gambar yang meliputi tes klasifikasi gambar, tes hubungan dan konsistensi logis, tes pandang ruang, tes visualisasi, tes bentuk geometris, dan tes kubus.
5. Tes kepribadian.
Informasi mengenai psikotest dapat Anda peroleh secara lengkap melalui buku-buku yang dijual bebas di pasaran.
Focus Group Discussion
FGD dalam proses rekrutmen tenaga kerja dilakukan untuk menggali informasi sejauh mana Anda berperan dalam sebuah team. Aspek yang dinilai biasanya adalah kepemimpinan, kecermatan, kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, dan inisiatif. Anda akan bergabung dengan sebuah kelompok dan diberikan sebuah kasus yang harus dipecahkan atau dibahas bersama. Seorang atau dua orang dari pihak penyelenggara akan menilai Anda selama proses berlangsung. Namun kita tidak dapat mengetahui secara pasti aspek apa yang paling dominan dinilai. Hal ini tergantung pada posisi apa yang Anda lamar. Lima aspek itu merupakan aspek umum yang perlu Anda tunjukkan dalam FGD.
Interview
Anda akan menghadapi serangkaian wawancara. Wawancara yang pertama masih merupakan self assesment. Biasanya seorang psikolog yang akan mewancarai Anda pertama kali. Wawancara ini bertujuan untuk menggali informasi tentang diri Anda melalui komunikasi empat mata. Jika Anda sudah lolos dua tahap pertama, artinya Anda sudah memenuhi kecocokan minimal dari calon pemberi kerja. Proses selanjutnya termasuk wawancara ini merupakan assesment selanjutnya untuk lebih memantabkan penilaian tentang diri Anda. Tidak ada tips khusus tentang wawancara ini. Anda hanya harus tampil percaya diri, lugas, dan jelas dalam menjawab tiap pertanyaan yang diajukan.
Wawancara berikutnya adalah wawancara dengan user atau calon pemberi kerja Anda. Biasanya Anda akan berhadapan dengan manager di area kerja di mana Anda akan diposisikan nantinya. Pihak HR yang akan menentukan dengan manager bidang apakah Anda akan melakukan wawancara. Misal jika anda mengikuti seleksi PermataBank Banking Associate Program dan oleh pihak HR Anda diproyeksikan untuk posisi Relationship Manager di SME Banking, Anda akan dipertemukan dengan Manager Marketing atau lebih spesifik lagi mungkin dengan bagian lending SME Banking. Biasanya wawancara ini hampir sama dengan wawancara pertama Anda. Mungkin tidak sedetail wawancara pertama, namun Anda perlu menguasai beberapa aspek tentang calon area kerja Anda nantinya.
Medical Check Up
Tes kesehatan merupakan tahap akhir. Jika kondisi kesehatan Anda sesuai dengan yang disyaratkan perusahaan, Anda sudah memasuki dunia kerja. Anda akan diminta untuk datang ke instansi kesehatan tertentu untuk melakukan check up. Biaya ditanggung oleh calon pemberi kerja Anda. Begitu selesai check up, laporan kesehatan Anda akan dikirimkan ke calon pemberi kerja Anda namun kemungkinan besar Anda tidak akan mendapatkan salinan hasil check up tersebut.
Sekilas tentang Recruitment Process Management Trainee di Beberapa Perusahaan
Banking
1. BCA Development Program (BDP)
• Psikotest
• FGD
• Interview Psikolog
• Interview HR
• Interview User
• Medical Check Up
2. Officer Development Program Bank Mandiri (ODP Bank Mandiri)
• Interview in English
• TOEFL Test
• Aptitude Test
• FGD
• Interview Psikolog
• Medical Check Up
• Interview User
3. PermataBank Banking Associate Program (BAP) dan Graduate Management Associate Program (GMAP)
• Psikotest
• FGD
• Interview Psikolog
• Interview HR
• Interview User
• Medical Check Up
Consumer Goods
1. Marketing Trainee PT Djarum (MT)
• Psikotest
• Interview HR
• FGD
• Interview User
• Medical Check Up
2. Procter & Gamble atau P&G (semua tahap menggunakan Bahasa Inggris)
• Online Assesment
• Reasoning Test
• Interview (3 sampai 4 kali)
• Medical Check Up
Tidak ada komentar:
Posting Komentar